Selasa, 03 Februari 2009

KITA DI PEKANBARU KAWAN!!!

Berawal dari keinginanku dan tiga orang temanku Mazharul haq (arul), Rico midaya (rico), dan Suwandi (wandi) untuk menonton sebuah pagelaran live music yang katanya terbesar di negri ini. Yup,, kami ingin menonton SOUNDRENALIN "ROCK UNITED" kawan. Rencana ini timbul karena kami melihat sebuah banner yang terpampang kokoh di persimpangan jalan didaerah jelutung, kota jambi. "Wow, lihat itu kawan!!! ada nidji" ujar rico. saat itu nidji sedang boming sangat kawan. Rico dan Wandi sangat menyukai hits2 mereka. Sedangkan aku hanya melihat satu nama band yang tak begitu terkenal seperti NIDJI, PETERPAN, ataupun SLANK. Tapi band yang satu inilah yang membuatku keras hati ingin menginjakkan kaki di LANUD PEKANBARU. mereka menyebutnya dengan nama THE SUPERGLAD, dan satu lagu "suara hati" sudah cukup untuk memuaskanku apabila aku bisa berada disana. Selain itu aku tak punya tujuan lain. Hmm,, bagaimana dengan tujuan Arul?? apa yang ia cari disana?? ahh, setahuku dia tak begitu mengenal music. dan tujuannya ikut perjalanan ini ya cuma sekedar ikut doank, yang penting happy mungkin pikirnya.
Tanpa pikir panjang ala anak muda kami pun bersiap untuk berangkat. tapi, tunggu dulu.aku kan tidak punya uang banyak saat itu, bagaimana dengan ongkos PP BUS, makan selama disana? dan kami berempat pun sebenarnya sedang menjalani tugas sebagai panitia acara reuni SMU kami. Masih banyak sekali yang harus dipersiapkan untuk acara itu, dan hari H hanya tinggal 2 minggu. hohoho,,, walaupun aku tidak punya uang saat itu tapi akulah bendahara acara reuni SMU itu. 1 juta rupiah ada ditanganku, kami rasa itu cukup untuk kami berempat. sekali lagi ala anak muda kawan, NEKAT lebih spesifiknya. yang penting tujuan tercapai dulu, urusan reuni belakangan.
jam 7 malam kami berkumpul di PUJASERA jelutung, padahal seharusnya kami berencana berangkat jam 4 sore. terlambat, semua gara2 arul yang ingin bergaya total yang aku juga tak apa jenis gaya yang dipakainya. halah,, rambutnya seperti diukir kawan, dicat merah pula. anjrit, udah mirip Jibril cisse itu orang. terbahak-bahak aku saat pertama kali melihat gayanya. tapi aku salut dengan kepedeannya, dua ibu jari buat temanku yang satu itu. saatnya berangkat kawan,, dan kami harus berterima kasih kepada seorang teman yang bersedia mengantar kami dengan KATANAnya ke tempat pemberhentian bus di daerah aurduri. kami tidak naik bus diterminal kawan, tapi kami langsung memberhentikan bus yang menuju kepekanbaru langsung ditengah jalan. naik bus nembak biasa kami menyebutnya, kami lakukan karena harga bus nembak sangat miring. dan bila beruntung kami bisa duduk dikursi seperti biasa. tapi jika tidak, berdirilah selama 8 jam perjalanan.
setelah beberapa jam menunggu, tak satupun bus yang tarifnya sesuai dengan kantong kami. sampai pada akhirnya ada satu bus yang menawarkan harga 30000 perorang, deal langsung naik. Anjrit, cuma 3 kursi yang kosong. dengan sukarela aku tak duduk dikursi tapi duduk ditumpukkan barang yang lumayan besar dan banyak bahkan tempat untuk berdiri pun tak tersedia untukku. okelah, tak apa yang penting sampai pikirku dan temanku. untungnya aku bisa merebahkan tubuhku ditumpukkan barang-barang itu, lumayan nyaman untuk ukuran uang 30000.
aku terlelap dalam beberapa jam perjalanan, lalu tiba-tiba terbangun oleh bau yang menyengat hidungku dan seluruh penumpang bus. ternyata sebuah truk pengangkut karet berada tepat didepan bus kami. mungkin karet-karet tersebutlah yang menyebabkan timbulnya bau tersebut. tanpa pikir panjang sopir bus pun memperlambat laju kendaraannya agar turk karet menjauh dari bus kami. selang beberapa menit truk karet tersebut telah hilang dari pandangan kami, tapi bau busuknya belum hilang juga. anjrit,, bau sangat kawan menyengat hidung. tak tahan rasanya aku untuk bernapas bebas. walaupun jendela bus terbuka sangat lebar tetap saja bau busuk itu lebih ketara. Tiba-tiba ada seorang penumpang bus yang berkata " pak sopir, ada yang B*R*K di bus sepertinya". haaaa,, aku dan teman-temanku terkejut mendengar pernyataan itu. dan kontan sopir bus menghentikan sejenak perjalanan kami untuk memeriksanya.semua penumpang pun diminta turun sebentar. Anjrit,, benar saja kawan ada seorang lelaki tua yang kami beri sebutan MBAH buang air besar dicelananya. ada kotoran manusia di bus yang kami tumpangi kawan, yuckk menjijikkan. Gila itu si mbah, bikin napsu makanku hilang gara-gara perbuatannya. kami berempat berkumpul menggerutu dengan perbuatan si mbah. dengan guyonannya arul berkata " kita lempar saja si mbah dari jendela bus".
hahaha,,,,
ingin pulang rasanya ketika melihat kejadian itu, tapi tak ada pilihan lain kami harus tetap melanjutkan perjalanan dengan bus yang lebih mirip toilet berjalan menurutku. masih ada 8 jam perjalanan lagi untuk sampai dikota pekanbaru. dan sepanjang waktu itu sebelah tanganku menutupi hidungku.
sudah pukul 8 pagi, tapi kami baru sampai di daserah pangkalan kerinci sekitar 2 jam lagi ke kota pekanbaru. ahh sial,, padahal acaranya dimulai jam 10. lagi-lagi terlambat, tapi kali ini dikarenakan jalan bus yang seperti odong-odong. pelan sangat jalan busnya, bahkan mungkin bisa dikejar oleh odong-odong. mungkinkah kami sampai disana tepat pada waktunya. tak selang berapa lama kami berhenti di salah satu pool bus yang kami tumpangi, kata sopirnya mau istirahat dulu. Anjrit,, makin lama donk nyampe ke pekanbaru. Okelah, akhirnya aku dan teman-teman memutuskan menggunakan waktu ini untuk makan disebuah warung didekat pool.
Makanan didepan meja telah habis kami lahap, waktu terus berjalan namun bus belum juga menunjukkan tanda-tanda akan melanjutkan perjalanan. Sampai pada akhirnya salah satu dari kondektur bus berkata “ mas, bus sampai sini aja. Kalau mau lanjut kekota naik angkot aja ya!!!” aihh,, gila aku harus nyambung naik angkot yang disewa oleh pengelola bus menuju pekanbaru. Apa mungkin kami bisa sampai disana tepat waktu. THE SUPERGLAD masalahnya kawan, klo violet band atau simpson band sih gak masalah aku telat 10 jam juga. Tanpa menunggu lama kami naek kekendaraan umum nan kecil itu, kepalaku pusing setiap kali aku naek angkot terlalu lama. Dipikirku demi tujuan awal apa sih yang nggak.
2 jam perjalanan terlewati, sampailah kami di kota pekanbaru dan lagi-lagi kami hanya diturunkan di pool bus yang kami naiki tadi. Hahaha,,, Kita di PEKANBARU kawan!!!setelah turun dari kendaraan yang membuat diriku ingin berkata “kapal miring kapten!!!” tersebut temanku Arul langsung bertanya pada seseorang yang berada didekat kami
“ pak, kalau mau ke LANUD gimana ya??”.
Orang itu menjawab “oh,, adik harus kepasar pusat dulu naek angkot, ntar lanjut naek bus”.
Langsung saja kami naek angkot menuju pasar pusat tersebut. Selang beberapa menit dengan gaya sok tahunya rico bertanya pada sang sopir angkot “ pak, kalau mau ke jakarta pusat kemana ya??” what!! jakarta pusat?? gak salah si Rico ngomong. Kita di pekanbaru kawan!!! bukan di IBUKOTA negara. Kontan aku, Arul dan Wandi terbahak-bahak mendengar pertanyaan riko tersebut. Malu sendiri itu orang atas ke sok tahuannya.
Setelah sampai di pasar pusat, kami bertanya lagi pada seseorang yang kami temui di salah satu toko penjual kaset. “mbak, kalau mau ke lanud kemana ya??”
penjaga toko menjawab “ ouw, mau nonton soundrenalin ya?? waduh mas, salah. Harusnya berbalik arah!!!” anjrit,, kita nyasar kawan. Naas sekali nasib kami, padahal sudah jam 12.
penjaga toko kembali berkata “ mas naek bus lagi aja (lupa bus tujuan mana )!!! natar tanya ama kondekturnya turun dimana”
ya sudahlah, kami ikuti saja saran mbak tadi. Naek bus yang kami sendiri tak tahu tujuannya.
Sekitar 15 menit niatas bus arul pun berinisiatif untuk bertanya ke kondektur “ bang, kalau mau ke lanud turun diamna??”
kondektur menjawab “ oh, turun didepan aja mas”.
Bus pun berhenti, tapi kami tak melihat ada tanda-tanda kebisingan seperti live musik disekitar daerah tersebut. Anjrit,, sudah jam 12.30 kawan. Telat 2 jam 30 menit kita. ternyata, kami harus berjalan lagi menuju LANUD. tak terlalu jauh, tapi lumayan membaut kaki kami bergetar. sudah jam 12.45, kami belun juga mendapati dimana lanud berada. sampai pada akhirnya sebuah taksi menghampriri kami, sopir berntanya "mau kemana mas??" aku menjawab "mau kelanud pak". "naik taksi aja, masih jauh". aih,, gila masih jauh ternyata kawan. ya sudahlah, kami putuskan menyewa taksi tersebut. hanya sekitar 15 menit kami akhirnya sampai di tempat pagelaran music tersebut, alhamdullilah. tapi daerah itu dijaga ketat oleh TNI, hanya mobil tertentu yang boleh masuk ke area LANUD. seorang pria berseragam loreng pun akhirnya memberhentikan taksi kami dan berkata "maaf pak, taksi cuma boleh sampai disini". tiba-tiba riko berbicara pada pria tegap tersebut " kami dari panitia pak". aih,, tolol itu orang ngaku-ngaku panitia. tapi entah mengapa pria tersebut lebih tolol dari riko menurutku, dia percaya dengan perkataan riko. anjrit,, riko tak tahu kali ya bahwa jantungku bergetar panik karena perbuatannya.
dengan mulus kami masuk ke area lanud tanpa ada halangan, taksi pun telah kami bayar. saatnya masuk menyaksikan THE SUPERGLAD. tiket 35000 tak masalah. tapi yang jadi masalah adalah ???
aih gila, anjrit, kimping (omongan kotor ala anak jambi). THE SUPERGLAD udah maen dari tadi kawan, aku tak sempat melihat performnya. kami sudah terlambat 2 jam, dan mereka sudah naek panggung sejam yang lewat. Kecewa yang aku rasa, setelah semua yang aku lewati dalam perjalanan dan aku tak mendapatkan imbalan yang setimpal. masih sekitar 10 jam menyaksikan band-band yang perform di acara tersebut, masih banyak band-band keren yang seharusnya aku nikmati aksinya. dan semua itu tak mau aku sia-siakan lagi. selama 10 jam aku dihibur dengan kebisingan yang tersedia di tiga panggung. sampai pada akhirnya di acara puncak sebuah band yang dianggap legend oleh masyarakat negeri ini pun tampil. SLANK, mulai menhajar gendang telinga sekitar 70ribu orang yang ada diarea tersebut lewat musik-musik mereka. setidaknya aku terhibur dengan semua yang disajikan oleh acara tersebut, perlahan melupakan kekecewaan karena tak sempat melihat Buluk dkk. tapi yang lebih membuatku terhibur lagi adalah perbuatan manusia di negri penuh hutang ini yang membakar-bakar uangnya lewat percikan api yang sangat indah. sekitar 30 menit angkasa lanud dipenuhi cahaya kembang api kawan!!! fantastic...
semua telah usai, saatnya kembali kerumah masing-masing. tapi kami harus melewati 12 jam lagi di atas bus, dengan perasaan gembira dan membawa kenangan kami melangkah menuju kota tercinta JAMBI. dan di dalam benakku aku pun berdoa "semoga di bus nanti tak ada si mbah lagi" hahaha.....
bye...